Selasa, 06 Desember 2011
KPK Akan Tindaklanjuti Temuan PPATK
Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) M Jasin akan menindaklanjuti temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait rekening gendut PNS muda.
"Tentunya (menindaklanjuti) kalau ada, PPATK kan yang merecord tentang arus uang," terangnya di Gedung KPK, Selasa (6/12/2011). Pihaknya menyambut baik bila PPATK mempunyai data-data PNS muda yang memiliki rekening miliaran rupiah. Apalagi lembaga tersebut memiliki nota kesepahaman dengan irjen kementerian.
Dalam nota itu salah satunya disepakati dilaporkannya rekening pegawai atau pejabat yang menurut laporan diindikasi tidak wajar. Yasin menegaskan, diminta atau tidak oleh PPATK, KPK akan tetap menindaklanjuti ketidakwajaran rekening pejabat tersebut.
Sebelumnya, PPATK menyebutkan banyak pegawai golongan III yang masih berusia muda memiliki rekening hingga miliaran rupiah. Pegawai tersebut melakukan tindak pidana korupsi dengan memegang proyek-proyek pemerintahan yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Selanjutnya untuk menghilangkan jejak uangnya, pegawai tersebut memecah uangnya ke rekening anak, istri dan orang tuanya.
Wakil Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Agus Santoso mencatat setidaknya ada 10 pegawai muda dengan tingkat golongan III B yang mempunyai rekening hingga miliaran rupiah. [mvi]
Sabtu, 15 Oktober 2011
Analisa Laporan Keuangan Keluarga Anda Demi Perencanaan Keuangan
Seperti yang telah saya katakana dalam artikel perencanaan keuangan sebelumnya, bahwa kita sebagai sebuah keluarga tidak berbeda dengan sebuah perusahaan dimana uang adalah bahan bakar untuk menjalankan roda kehidupan di dunia ini. Maaf saya tidak mengajarkan pola hidup duniawi atau kedagingan, yang seringkali terkesan materialistis. Kita tidak bisa pungkiri bahwa memang kita membutuhkan uang untuk hidup layak di dunia ini. Memang betul ada orang yang selalu berkata uang bukanlah segala galanya, karena kehidupan yang sesungguhnya adalah kehidupan di Akhirat nanti. Saya tidak menolak pernyataan itu karena memang tujuan akhir dari kehidupan kita adalah bersatu dengan Allah Pencipta kita. Karena menurut saya yang dimaksudkan adalah jangan sampai harta membutakan mata hati kita sehingga kita menjadi kejam dan licik. Jadi harta itu baik adanya sejauh digunakan untuk kebaikan bukan hanya sekedar kesenangan belaka. Oleh karena itu bukan artinya terus, kita berhenti dan menjadi alasan untuk tidak berusaha karena takut salah langkah , karena hidup kita ini bukanlah menunggu waktu , melainkan memanfaatkan waktu untuk membuat kehidupan menjadi lebih baik dan perlu dicatat waktu tidak akan pernah menunggu anda. Setiap menit yang terlewatkan hanyalah akan menjadi masa lalu. Apabila anda sungguh-sungguh mencintai keluarga anda dan menerima tanggung jawab yang telah dipercayakan kepada anda, maka anda wajib untuk memperhatikan yang namanya Cash Flow keluarga ini.
Nah gimana sih caranya untuk bisa melihat atau bercermin mengenai keadaan keuangan keluarga anda, maka anda haruslah membuatLaporan Neraca dan Rugi Laba Keluarga dan mulailah melakukananalisa laporan keuangan keluarga anda.Sebelum memulai saya mau bertanya dulu “Apa anda tahu berapa pengeluaran anda perbulan, untuk apa, berapa pengeluaran per jenis transaksinya, mana yang menurut anda pengeluaran tetap, mana yang pengeluaran tidak tetap, mana yang merupakan konsumsi , mana yang merupakan investasi”. Bila anda bisa menjawab pertanyaan saya itu maka anda sudah dapat memulai membuat laporan Rugi Laba atau Menghitung Net Cash Flow dari keuangan keluarga anda. Coba jumlahkan semua pengeluaran anda, hayo anda Surplus atau Defisit terhadap pendapatan keluarga anda. Kebanyakan dari kita tidak mengontrol yang namanya pengeluaran atau Cash Out ini, apalagi kalo kartu kredit kita makin banyak….weleh weleh…digesek aja…sampai sampai saya pernah dengan yel yel…Shop Till You Drop….waduuh…kita mau disuruh bangkrut kali. Akhirnya apa yang terjadi yah gaji kita Cuma untuk bayarin kartu kredit aja deh…gali lobang tutup lobang…gali lagi buat yang bulan ini dan seterusnya…boro boro mikir nabung deh…ini dia yang disebut seperti Hamster yang berlari lari di atas roda. Apa kita tidak capai dengan pola dan gaya hidup seperti ini?
Belajarlah untuk berpikir kritis dalam hal pengeluaran uang, dengan mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan dibawah ini:
- Apa barang yang saya beli ini memang barang yang sungguh-sungguh saya butuhkan?
- Apa ini Kebutuhan atau Keinginan?
- Apa ada alternative lain untuk barang yang kita butuhkan tersebut dengan harga yang lebih murah dengan kualitas yang baik
- Apa pembelian tersebut bisa ditunda beberapa saat?
Singkat kata kalo bisa tidak beli yah tidak usah beli…he..he…bukannya jadi pelit lo tapi jadi bijak dan pintar mana yang perlu dan mana yang tidak perlu. Cobalah dengan hidup yang sederhana sehingga anda akan lebih mudah mengatur keuangan keluarga anda.
Buatlah analisa terhadap pengeluaran anda tersebut dan tetapkan strategi keuangan selanjutnya dengan melihat :
- Skala Prioritas => mana pengeluaran yang prioritas dan mana yang tidak , lalu yang tidak prioritas tersebut mulai dianalisa yang tidak perlu segera eliminasi tanpa pandang bulu.
- Persentase pengeluaran => berapa besar pengeluaran tiap jenis transaksi terhadap total pengeluaran anda, urutkan dari yang paling besar sampai yang paling kecil. Pelajari kenapa pengeluaran anda bisa besar, apa memang naturenya perlu besar, kalo kebesaran yah harus dikecilkan terutama yang berhubungan dengan konsumsi.
- Buat analisa berapa uang yang anda gunakan untuk konsumsi, berapa uang yang digunakan untuk investasi, berapa uang yang digunakan untuk membayar kewajiban anda?
- Pelajari pola belanja anda , apa anda belanja dengan kartu kredit, atau dengan cash, apa anda belanja dengan menggunakan daftar belanja atau tidak,dimana anda berbelanja, apa tertarik kepada diskon-diskon yang belum tentu barang tesebut anda butuhkan.
Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pengeluaran anda adalah merupakan pengeluaran yang pintar dan bijak yaitu belanja hanya untuk kebutuhan yang sungguh sungguh harus dikeluarkan, serta pastikan terlebih dahulu anda memotong minimal 10% dari penghasilan anda untuk anda sisihkan demi masa depan keluarga. Jangan sampai anda besar pasak dari pada tiang, yang akhirnya anda deficit dan pusing sendiri. Simpan dan investasikan uang anda dengan bijaksana buat kebutuhan masa mendatang, jangan diboroskan untuk memenuhi gaya hidup komsuntif masa kini. Strategi untuk membentuk net cash flow yang besar adalah meningkatkan penghasilan sebesar mungkin dan menekan pengeluaran sekecil mungkin dan selanjutnya gunakan surplus atau net cash flow tersebut untuk investasi tambahan dan atau memenuhi kebutuhan keuangan jangka panjang dan perlindungan keluarga serta menambah dana cadangan darurat anda bila masih belum tercukupi. Jika kalo diperlukan anda perlu melakukan perubahan radikal dalam pola pengeluaran atau berbelanja anda sehingga menjadi lebih sehat dan menghasilkan profit instant buat keluarga anda. Baca juga artikel Perencanaan Keuangan tentang “Masalah Perencanaan Keuangan keluarga|Mengatur dan Mengelola Keuangan Keluarga” .
Topik berikutnya kita akan membahas masalah Neraca Keuangan Keluarga diman anda akan dapat melihat seberapa kayakah anda sekarang?
Peluncuran Produk Terbaru, Zahir Report Server 5.1. Web Based Reporting Tools. untuk memudahkan dalam hal membuat laporan keuangan
Pada tanggal 11 Maret 2008 bertepatan dengan Pameran Mega Bazaar 2008 di Jakarta, PT Zahir Internasional meluncurkan produk terbarunya Zahir Report Server 5.1, sebuah aplikasi web based yang memudahkan pengguna Zahir Accounting untuk mengakses laporan dan grafik melalui internet menggunakan web browser seperti Internet Explorer, Firefox dan Safari, baik menggunakan komputer notebook, PDA ataupun Handphone.
Mudah Digunakan!
Cukup install Zahir Report Server, tentukan lokasi data keuangan, selanjutnya Anda dapat langsung mengakses laporan perusahaan dari mana saja kapan saja, selama Anda memiliki koneksi internet.
Lebih dari 200 Laporan Tersedia
Zahir Report Server dilengkapi berbagai laporan yang dirancang untuk memudahkan Anda mengambil keputusan bisnis dengan cepat, baik laporan keuangan standar seperti laporan neraca, laporan laba rugi, laporan aliran kas hingga laporan analisa seperti laporan penjualan per salesman per kategori pelanggan, produk terlaris, keuntungan penjualan per produk, dsb.
Grafik Analisa Bisnis
Selain laporan keuangan, Anda dapat juga menampilkan berbagai grafik yang akan memudahkan Anda melakukan analisa bisnis dengan cepat.
Sistem 'Reminder' dalam Bentuk Kalender
Bila selama ini Anda selalu lupa kapan suatu tagihan harus dibayar, kapan suatu piutang dapat ditagih dan kapan suatu giro akan cair, maka dengan Zahir Report Server emua masalah itu akan teratasi, program akan menampilkan seluruh piutang, hutang dan giro mundur dalam suatu kalender yang mudah dipahami.
Kenali Kinerja Perusahaan Anda dengan Cepat!
Dengan berbagai laporan dan grafik analisa bisnis berbasis web, akan memudahkan Anda sebagai pengusaha dan pemimpin dalam mengetahui kondisi perusahaan secara cepat dan akurat dimana saja kapan saja.
Bayangkan kemudahan ini, Anda dapat mengetahui mana produk terlaris, penjualan salesman terbaik, komparasi penjualan, biaya dan harta pertahun (12 bulan) dan berbagai grafik lainnya. Semuanya dapat diperoleh seketika dimanapun Anda berada.
Kompatibilitas dengan Laporan Zahir Accounting
Seluruh laporan yang Anda miliki atau yang telah Anda desain menggunakan Zahir Accounting 5.1 dapat digunakan oleh Zahir Report Server.
Rekam dan Email Laporan
Seluruh laporan dapat Anda export ke dalam berbagai format HTML dan PDF untuk Anda cetak, rekam, atau mengirimnya via email kepada pimpinan perusahaan atau rekan kerja.
Cukup klik satu tombol laporan yang ditampilkan dapat di kirim melalui email sebagai attachment. Sungguh mudah!
Untuk Anda!
Jika Anda ingin mengelola bisnis dari mana saja dan kapan saja, maka Zahir Report Server adalah pilihan yang tepat!
Catatan :
Untuk dapat menggunakan program ini, Anda harus terlebih dahulu memiliki Zahir Accounting versi 5.1, telah menginstall Firebird Database Server dan memiliki koneksi internet.
Features:
* Menu Login Password
* Laporan dan Grafik Favorit
* Lebih dari 200 laporan
* Berbagai Grafik Analisa
* Reminder dan Agenda berupa Kalender
* Kompatibel dengan File Laporan Zahir Accounting
* Export Laporan ke PDF dan HTML dalam tampilan aslinya dan dapat dikirim melalui email
* Multi Company
* Multi User *
* Bahasa Indonesia
Mengenal Calon Debitur Melalui Analisa Laporan Keuangan
JAKARTA – Asbanda bersama BPD seluruh Indonesia berupaya terus membuat terobosan produk tabungan maupun kredit, serta peningkatan service excellence. Upaya ini ditempuh untuk menyiasati persaingan di sektor perbankan yang makin ketat dan berat.
“Saya harus katakan berat karena sekarang semua bank, besar maupun kecil, memasuki pasar yang sama. Produk yang hampir sama. Kalau kita tidak berubah menghadapi persaingan ini akan tersingkir,” kata Nazwar Nazir, Direktur Eksekutif Asbanda, saat memberikan sambutan pembukaan Workshop Analisa Laporan Keuangan dan Cashflow Analysis di Asbanda HRD Center, Jakarta, Senin, 18/4.
Menurut Datuk, demikian Nazwar biasa disapa, persaingan ini akan dimenangkan bank yang mampu meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah. Banyak cara yang dapat dipergunakan untuk memuaskan dan membuat nasabah menjadi loyal. Sekarang, tinggal bagaimana BPD menyusun strategi untuk memperkuat kualitas layanannya.
Peningkatan kualitas SDM di bidang kredit merupakan salah satu cara yang perlu digunakan untuk memenangkan persaingan. Pelatihan Analisa Laporan Keuangan dan Cashflow Analysis dapat memberikan bekal kepada pegawai BPD agar mengenali betul calon debitur.
Sebanyak 13 peserta dari lima BPD akan mendapatkan pengetahuan mengenai pengertian, tujuan, serta kegunaan laporan arus kas dan sumber pendanaan arus kas. Materi studi kasus analisa laporan keuangan dengan menggunakan metode analisa arus kas akan membantu peserta dalam mengidentifikasi arus kas dengan tepat.
Peserta juga dapat mengenal teknik-teknik analisa laporan keuangan dengan menggunakan analisa rasio, analisa vertikal dan horizontal. Dengan begitu, peserta dapat menyimpulkan layak tidaknya suatu proposal permohonan kredit dari sisi analisa kuantitatif.
Langganan:
Komentar (Atom)